HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA DI SMK NUSATAMA PADANG SERTA IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING

Muhazir - -

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi permasalahan kesiapan kerja siswa. Motivasi kerja diduga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan kerja siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) motivasi kerja siswa, (2) kesiapan kerja siswa, dan (3) hubungan motivasi kerja dengan kesiapan kerja siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII SMK Nusatama Padang yang berjumlah 771 siswa. Sampel berjumlah 263 siswa, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi sederhana.Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa: (1) motivasi kerja siswa secara rata-rata berada pada kategori tinggi, (2) kesiapan kerja siswa secara rata-rata berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat  hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kesiapan kerja siswa.

Full Text:

PDF

References


Anaroga, Pandji. 2009. Psikologi Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Caballero, Catherine Lissette., Walker, Arlene., dan Tyszkiewicz, Matthew Fuller. 2011. “The Work Readiness Scale (WRS): Developing a measure to assess work readiness in college graduates”. Journal of Teaching and Learning for Graduate Employability, 2 (2):41-54.

Damasanti, Ida Ayu Reviena (2014). “Kesiapan Kerja Ditinjau dari Motivasi Kerja, Sikap Kewirausahaan, dan Kompetensi Keahlian Busana Wanita pada Siswa SMKN”. Jurnal Pendidikan Sains, 2 (2):114-124.

Gustimulya. 2012. “Korelasi Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) dan Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Memasuki Dunia Kerja Siswa SMK Negeri 1 Batam”. Tesis tidak diterbitkan. Padang: Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.

Jefriando, Maikel. 2015. BPS: Pengangguran terbanyak lulusan SMK. (Online), (http://finance.detik.com / read / 2015 / 05 / 05 / 145320 / 2906162 / 4 / bps pengangguran-terbanyak-lulusan-smk, diakses 15 September 2015).

Ma, Xin dan Wang, Jianjun. 2001. “A Confirmatory Examination of Walberg’s Model of Educational Productivity in Student Career Aspiration”. Journal Educational Pshycology. 21 (4):443-453.

Munandir. 1996. Program Bimbingan Karier di Sekolah. Jakarta: Depdikbud.

Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Jakarta: Kemendikbud RI.

Ratnata, I Wayan. 2006. “Peningkatan Mutu Lulusan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memenuhi Tuntutan Dunia Kerja”. Makalah disajikan dalam Proseding Seminar Internasional. 1 (1):597-602.

Semiawan, Conny R. (Eds). 2010. Kreativitas Keberbakatan: Mengapa, apa, dan bagaimana. Jakarta: Indeks.

Sukardi, Dewa Ketut. 1993. Bimbingan Karier di Sekolah-sekolah. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Uno, Hamzah B. 2007. Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Yusuf, A. Muri. 2005. Kiat Sukses dalam Karier. Bogor: Ghalia Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.37755/jsbk.v8i1.120

Refbacks