HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER DENGAN HARGA DIRI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 BINJAI TAHUN AJARAN 2016/2017

Christina Christina Christina, Dina Hidayani Hts, Juwita Erdaini

Abstract


Harga diri merupakan evaluasi individu terhadap dirinya sendiri baik secara positif atau negatif. Harga diri yang positif akan membangkitkan rasa percaya diri, penghargaan diri, rasa yakin akan kemampuan diri, rasa berguna serta rasa bahwa kehadirannya diperlukan di dunia ini. Sebaliknya, seorang remaja yang memiliki harga diri yang negatif akan cenderung merasa bahwa dirinya tidak mampu dan tidak berharga, cenderung takut menghadapi respon dari orang lain, tidak mampu membina komunikasi yang baik dan cenderung merasa hidupnya tidak bahagia. Berdasarkan rumusan penelitian di atas, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai apakah ada hubungan pola asuh otoriter dengan harga diri siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Binjai. Penelitian ini yaitu penelitian yang memakai angket yang merupakan cara pengumpulan data dengan memberikan pertanyaan kepadaa responden untuk di isi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa untuk nilai signifikansi (P) antara variabel pola asuh otoriter dengan variabel harga diri siswa sebesar 0,001. Karena P < 0,05, maka hal ini berarti hipotesis penelitian diterima atau terdapat hubungan pola asuh otoriter dengan harga diri pada siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Binjai Tahun Pelajaran 2016/2017. Dimana pola asuh otoriter adalah tingkat penilaian yang positif atau negatif yang dihubungkan dengan harga diri seseorang. Harga diri merupakan evaluasi seseorang terhadap dirinya sendiri secara positif dan juga sebaliknya dapat menghargai secara negatif. Sehingga kesimpulan dari penilitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan harga diri siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Binjai tahun ajaran 2016/2017.

kata kunci : pola asuh otoriter, harga diri


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010.

__________. 2001. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Branden, N. 1981. The psychology of Self Esteem, A New Concept of Man's. Psychology

Nature. Toronto : Bantam Books.

Baron, Robert A. & Donn Byrne. 2000. Social Psychology (9th edition). USA: Allyn &

Bacon.

Coopersmith, S. 1967. The Antecedent Of Self Esteem. San Fransisco : W.H. Freeman& Company.

Frey, D&Carlock, C.J. 1987. Enhancing Self Esteem. Ohio: Accelerated Development.

Kozier, B.B., & Erb, G. 1987. Fundamentals of Nursing: Concepts and. Procedures (3rd ed). Massachussets: Eddison Wesley.

Moh. Shochib. 2000. Pola Asuh Orang Tua dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: Rineka Cipta.

Monks, F.J. dan Knoers, A.M.P. dan Haditono, S.R. 1999. Psikologi. Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Notoatmodjo,s. 2007. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Sugiyono. 1997. Sampel Penelitian. Bandung: Rosda Karya.

Suryabrata, S. 1993. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Wong, D.L. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Ed. 6. Jakarta: EGC.




DOI: https://doi.org/10.37755/jsbk.v6i4.62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.