EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MODEL TEACHING FACTORY DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU LULUSAN

Novrian Satria Perdana

Abstract


ABSTRAK

Hingga agustus 2018 angka pengangguran SMK 24,74% dari total pengangguran terbuka sebesar 7,069 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa antara materi pembelajaran di SMK belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga diperlukan upaya peningkatan mutu, relevansi dan revitalisasi pendidikan SMK dalam membentuk SDM yang berkualitas, berdaya saing tinggi. Dengan demikian tercipta link and match antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia usaha/dunia industri (DU/DI). Dalam upaya menciptakan link and match antara SMK dengan dunia industri, maka Pemerintah menyusun model pembelajaran berbasis teaching factory. Model pembelajaran tersebut sudah berjalan sehingga perlu dilakukan evaluasi pelaksanaannya. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis evaluasi pelaksanaan pembelajaran model teaching factory di SMK dalam upaya peningkatan mutu lulusan.  Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis data sekunder dan survey. Fokus penelitian penelitian yaitu capaian pelaksanaan pembelajaran model teaching factory di SMK bidang Pariwisata Provinsi Sumatera Utara tahun 2018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) model pembelajara teaching factory efektif meningkatkan motivasi siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas hasil evaluasi siswa, dan (2) model pembelajaran teaching factory dengan unit produksi yang ada dapat  menghasilkan produk/jasa yang layak jual sehingga dapat menambah penghasilan sekolah yang dapat digunakan untuk membantu biaya operasional sekolah serta dapat digunakan sebagai media promosi sekolah kepada masyarakat.

Kata Kunci: Teaching Factory, SMK, Pembelajaran


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2018. Data Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan 1986 - 2018. Diakses melalui website www.bps.go.id pada 10 Juli 2018

Direktorat PSMK. 2010. Tatakelola Pelaksanaan Teaching Factory. Direktorat Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Fajaryati, Nuryake. 2012. Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory SMK Di Surakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi, Vol 2, Nomor 3, November 2012

Fuadi, Afnan. 2016. Evaluasi Program Pembelajaran Teaching Factory Di Sekolah Usaha Perikanan Menengah. Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan - Vol. 30 No.2 Oktober 2016

Hamidah, 2018. Manajemen Peserta Didik. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol.6, No.2, Juni 2018

Haris, Abdul. 2012. Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Teaching Factory (Studi Situs SMK Muhammadiyah 1 Klaten). Magister Manajemen Pendidikan Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Herminarto Sofyan. 2008. Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Kompetensi pada Pendidikan Kejuruan. Pidato Pengukuhan Guru Besar, disampaikan pada Rapat Terbuka Senat Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu 16 Februari 2008.

Indahsari, Euis Lise. 2017. Evaluasi Pelaksanaan Model Pembelajaran Teaching Factory Pada Pembelajaran Produktif TPHP. Universitas Pendidikan Indonesia.

Nurtanto, dkk. 2017. Pengembangan Model Teaching Factory di Sekolah Kejuruan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNTIRTA 2017.

Puspendik. 2018. Rata-rata Nilai Ujian Nasional SMK (Negeri dan Swasta) Tahun 2017/2018. Balitbang Kemendikbud.

Triatmoko, SJ. 2009. The ATMI story, rainbow of excellence. Surakarta: ATMI Press

World Economic Forum. 2018. The Global Competitiveness Report 2018.




DOI: https://doi.org/10.37755/jsap.v7i1.116

Refbacks