https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/issue/feed SEDIMA 2026-02-10T12:47:56+07:00 Dewi Rulia Sitepu,M.Si dewiruliasitepu@gmail.com Open Journal Systems <p>SEDIMA: Jurnal Serunai Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang sosial humaniora, pendidikan, sains, ekonomi, pertanian, hukum, dan kesehatan. SEDIMA merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh STKIP BUDIDAYA . SEDIMA menerima naskah yang mencakup permasalahan yang muncul di Lingkungan Masyarakat . Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah di terapkan pada masyarakat.</p> <p><strong>Indexed By:<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1oY9YJkETs8_pXXhYfswhlniDHIxI5H0cB_WM9znxlWIAm9Yb4ZN3zVKjUqMHGYdLY79_ON6eto3tHmh_ddZuJ9cNgXY73eMhr4yh2e9nPH27nDmaKcNi-Mskn4RyQIRyXYu0RprptH3e8HYUvag_pQ0OsxAWg37YS0PxVoAcIFYf2cWm5SyjhItHag/w464-h110/BK.png" /></strong></p> https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2116 PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING MELALUI SOSIALISASI BULLYING DI SEKOLAH DASAR NEGERI 056007 RINTIS DESA PANTAI GADING 2026-02-02T12:42:50+07:00 Sandra Peri Ramadhani sndraperirmdhni@gmail.com Tiara Wandini Wandinitiara47@gmail.com Debytha Dwi Putri Debythaputri24@gmail.com Dewi Arimbi Khairunissa Arimbid64@gmail.com Khairina Afni khairinaafni89@gmail.com <p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bullying </em>di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan psikologis peserta didik. Rendahnya pemahaman siswa mengenai batas antara candaan dan perilaku perundungan menyebabkan <em>bullying </em>sering dianggap sebagai interaksi sosial yang wajar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi <em>bullying </em>sebagai upaya preventif di Sekolah Dasar Negeri 056007 Rintis, Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif melalui presentasi edukatif, pemutaran video, diskusi interaktif, identifikasi kasus, dan refleksi. Sasaran kegiatan meliputi seluruh peserta didik sekolah dasar dengan jumlah 124 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep, bentuk, dan dampak <em>bullying</em>, serta kemampuan membedakan perilaku bercanda dan perundungan. Partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung tergolong tinggi, ditandai dengan keaktifan dalam diskusi dan ketepatan dalam mengidentifikasi kasus bullying. Dari aspek afektif, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran, empati, dan keberanian untuk menolak serta melaporkan perilaku <em>bullying</em>. Guru memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan karena mendukung upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai strategi pencegahan <em>bullying </em>pada jenjang pendidikan dasar dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Bullying</em>, Sosialisasi <em>Bullying,</em> <em>Sekolah Dasar</em></p> 2026-02-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2136 PEMBELAJARAN KREATIF DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU DI MIN 1 KABUPATEN ACEH TENGAH 2026-02-06T14:15:09+07:00 Hilliyani Hilliyani hilliyani16@gmail.com Linda Fitri Ibrahim lindaraffasya6@gmail.com Lilis Saputri falinsyah16@gmail.com <p><em>Pengabdian ini menginvestigasi implementasi Pembelajaran Kreatif dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka bagi guru di MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep pembelajaran kreatif telah diintegrasikan ke dalam kurikulum merdeka dan bagaimana hal ini mempengaruhi praktik pengajaran guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap guru-guru peserta pengabdian. Dengan hasil rata-rata persentase seluruh indicator sebesar 90,6% mencerminkan kolaborasi yang sukses antara tim pengabdian, guru-guru MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung perbaikan pendidikan melalui inovasi dalam kurikulum merdeka. Keberhasilan ini tidak hanya menguntungkan guru-guru sebagai peserta, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa-siswa yang mereka ajarkan di masa depan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para guru telah berhasil mengadopsi strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik, menciptakan lingkungan belajar yang merangsang kreativitas dan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya integrasi pembelajaran kreatif dalam mendukung tujuan kurikulum merdeka, serta implikasi praktisnya dalam konteks pendidikan di MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah.</em></p> 2026-02-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2066 PENERAPAN LITERASI DIGITAL DASAR MELALUI PENGAJARAN KEYBOARD LAPTOP PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA DI BUKIT LAWANG 2026-01-06T11:59:56+07:00 Ela Dinda Pratiwi ela94333@gmail.com Seget Tartiyoso segettartiyoso@gmail.com Dewi Rulia Br Sitepu dewiruliasitepu@gmail.com Sawaluddin Siregar sawalsrg143@gmail.com Sri Zulhayana srizulhayana@gmail.com Maya Pratiwi pratiwimaya78@gmail.com Andini Sahfitri andinisahfitri024@gmail.com Nazwa Nazhilla nazwanazhilla431@gmail.com Nur Madinah Br Limbong dinanur225@gmail.com Putri Amalia Br Bangun putriaamalia25@gmail.com Pasya Margaharettha Br Sembiring Sembiringpasya81@gmail.com <p>Penelitian ini dilakukan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Bukit Lawang, dengan jumlah 29 siswa yang diteliti. Penerapan literasi digital dasar melalui pengajaran keyboard laptop pada siswa memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang teknologi digital siswa Madarasah Ibtidaiyah Swasta Bukit Lawang melalui kegiatan pengenalan laptop yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur selama tiga hari. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi model pengabdian yang bisa direplikasi di sekolah dasar lain di daerah dengan karakteristik serupa. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa siswa yang sudah mahir dalam pengenalan tombol laptop, namun dari banyaknya siswa ada beberapa yang masih kurang memahami pengenalan tombol laptop.</p> 2025-12-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2062 PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI RUMAH BELAJAR DESA MENGGUNAKAN METODE TALKING STICK 2026-01-03T11:58:03+07:00 Adinda Thaibah adindatoyba@gmail.com Depa Mustika depamustika1@gmail.com Sri Zulhayana srizulhayana@gmail.com Mardiati mardiati2208@gmail.com <p>Kegiatan pendampingan belajar matematika ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika anak usia sekolah dasar melalui rumah belajar desa dengan menggunakan metode <em>Talking stick</em>. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Belajar Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, dengan sasaran siswa sekolah dasar kelas 1 sampai kelas 6 yang berjumlah 25 orang. Metode yang digunakan meliputi penilaian awal (pre-test), pendampingan belajar matematika, dan penilaian akhir (post-test). Materi pendampingan difokuskan pada pengenalan konsep dasar pecahan dan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan pecahan. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif dan menyenangkan melalui penerapan metode <em>Talking stick</em>, yang mendorong keaktifan, keberanian, dan partisipasi siswa selama pembelajaran berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pendampingan, yang terlihat dari perbandingan hasil penilaian awal dan penilaian akhir. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kehadiran siswa yang semakin konsisten pada setiap pertemuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode <em>Talking stick</em> efektif digunakan dalam kegiatan pendampingan belajar matematika di rumah belajar desa untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p> 2025-12-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1909 CERITA DARI LADANG: PELATIHAN MENULIS NARASI KEHIDUPAN PETANI UNTUK LITERASI DIGITAL DI DESA RAJA TENGAH KECAMATAN KUALA 2025-12-16T22:34:39+07:00 Vidya Julianti vidyajulianti01@gmail.com Erlinda Nofasari erlindanofasari@gmail.com Sri Ulina Beru Ginting linaginting@gmail.com Rizki Safitri rizkisafitrifitri@gmail.com Siti Nurjanah sitinurjanah12457@gmail.com Anggi Marshella anggimarshella6@gmail.com Alda Dwi Ferani aldadwiferani@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat petani melalui pelatihan menulis narasi kehidupan bertani di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Desa ini memiliki karakteristik agraris yang kuat dengan komoditas utama tanaman nilam ( </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pogostemon cablin Benth</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ), namun kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan pengalaman bertani secara tertulis dan digital masih terbatas. Program “Cerita dari Ladang” dirancang sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis pengalaman lokal melalui kegiatan wawancara, pendampingan penulisan narasi, dan dokumentasi digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan finalisasi dengan pendekatan partisipatif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam menulis narasi pengalaman bertani secara runtut, komunikatif, dan autentik, serta peningkatan keterampilan dasar dalam dokumentasi visual berupa foto dan video. Narasi dan dokumentasi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai arsip pengetahuan lokal, tetapi juga sebagai media edukasi dan promosi potensi desa melalui platform digital. Program ini juga memperkuat identitas lokal masyarakat petani nilam dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek dalam produksi pengetahuan. Oleh karena itu, pelatihan menulis narasi kehidupan petani terbukti efektif sebagai upaya penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal berbasis pengalaman agraris.</span></span></span></span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci:</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Literasi Digital, Narasi Kehidupan Petani, Pengabdian Masyarakat, Kearifan Lokal, Desa Raja Tengah</span></span></span></span></p> 2026-01-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2139 PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS RUMAH BELAJAR DESA PANTAI GADING 2026-02-10T12:47:56+07:00 Regina Sabariah Sinaga reginasabariahsinaga24@gmail.com Farhan farhan19102004@gmail.com Rizky Rizal Fadillah rizkyrizal544@gmail.com Yoga Hanafi yogahnafi1864@gmail.com Lilis Saputri falinsyah16@gmail.com <p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan keluarga dalam mendukung perkembangan kecerdasan anak secara optimal. Metode yang digunakan meliputi sosialisai atau penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi. Hasil kegiatan pendampingan adalah peningkatan pemahaman dan kesadaran orang tua di Desa Pantai Gading mengenai pentingnya peran mereka dalam mengoptimalkan kecerdasan anak. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kecerdasan, serta cara sederhana mengenalkan matematika melalui aktivitas sehari-hari. Meskipun dampak langsung terhadap anak belum dapat diukur secara kuantitatif, indikasi awal menunjukkan peningkatan minat belajar anak saat didampingi orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berpotensi membentuk pola asuh yang lebih edukatif dan mendukung pengembangan kecerdasan anak secara berkelanjutan.</p> 2026-02-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2019 CERITA DARI LADANG: PELATIHAN MENULIS NARASI KEHIDUPAN PETANI UNTUK LITERASI DIGITAL DI DESA RAJA TENGAH KECAMATAN KUALA 2025-12-24T21:00:43+07:00 Vidya Julianti vidyajulianti01@gmail.com Sri Ulina Beru Ginting linaginting31@gmail.com Sri Ulina Beru Ginting linaginting31@gmail.com Erlinda Nofasari erlindanofasari@gmail.com Rizki Safitri rizkisafitrifitri@gmail.com Anggi Marshella anggimarshella6@gmail.com Siti Nurjanah sitinurjanah12457@gmail.com Alda Dwi Ferani aldadwiferani@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ABSTRAK</span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat petani melalui pelatihan menulis narasi kehidupan bertani di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Desa ini memiliki karakteristik agraris yang kuat dengan komoditas utama tanaman nilam ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pogostemon cablin Benth</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ), namun kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan pengalaman bertani secara tertulis dan digital masih terbatas. Program “Cerita dari Ladang” dirancang sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis pengalaman lokal melalui kegiatan wawancara, pendampingan penulisan narasi, dan dokumentasi digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan finalisasi dengan pendekatan partisipatif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam menulis narasi pengalaman bertani secara runtut, komunikatif, dan autentik, serta peningkatan keterampilan dasar dalam dokumentasi visual berupa foto dan video. Narasi dan dokumentasi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai arsip pengetahuan lokal, tetapi juga sebagai media edukasi dan promosi potensi desa melalui platform digital. Program ini juga memperkuat identitas lokal masyarakat petani nilam dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek dalam produksi pengetahuan. Oleh karena itu, pelatihan menulis narasi kehidupan petani terbukti efektif sebagai upaya penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal berbasis pengalaman agraris.</span></span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci:</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Literasi Digital, Narasi Kehidupan Petani, Pengabdian Masyarakat, Kearifan Lokal, Desa Raja Tengah</span></span></p> 2026-01-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1902 PEMBERIAN PMT BERBAHAN BAKU KACANG HIJAU UNTUK OPTIMALISASI NUTRISI BALITA, LANSIA, DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TELUK BAKUNG KECAMATAN TANJUNG PURA 2025-12-16T14:03:22+07:00 Khalyshah Athaillah khalyshahathaillah@gmail.com Laili Azuai oppolaili2020@gmail.com Nadya Wulandari wulandarinadya939@gmail.com Rahmah Kartika rhma0503@gmail.com Erliasna Br Kacaribu liasnakacaribu05@gmail.com Muhammad Alfarizi Helmi halfarizi2370@gmail.com Lusi Maria Marbun lusimariamarbun@gmail.com Viola Ageng Asmarani violaagengasmarani08@gmail.com Putri Lutvia lutviaputri713@gmail.com Pani Wenti Pebriyani paniwenti@gmail.com Nur Mawar Dhani nurmawardhani08@gmail.com Aufi Rizma Lia aufismkdelisha13@gmail.com P. Mega Hanum putrimegahanum@gmail.com Karina karinasembiring125@gmail.com <p>Penelitian ini betujuan untuk mengkaji penerapan program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan dasar kacang hijau dalam upaya optimalisasi status gizi pada masyarakat di Desa Teluk Bakung Kecamatan Tanjung Pura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari bidan desa, kader posyandu, orang tua balita, dan peserta posyandu lainnya. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemenuhan nutrisi bagi kelompok rentan, serta perlunya inovasi berbasis pangan lokal yang mampu diterapkan masyarakat secara mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PMT berbahan baku kacang hijau memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pola pemenuhan gizi yang baik. Mahasiswa KKN terlibat langsung dalam proses pembuatan bubur kacang hijau mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian makanan kepada sasaran PMT. Berdasarkan hasil wawancara, bidan desa menyatakan bahwa pemanfaatan kacang hijau dalam PMT sangat baik karena kaya nutrisi dan mendukung pertumbuhan anak. Kader posyandu mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan dan memberi contoh pengolahan makanan sehat berbahan lokal. Selain itu, orang tua balita memberikan respons positif terhadap cita rasa bubur kacang hijau dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Secara keseluruhan, program PMT berbasis kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat posyandu, memperkuat kesadaran mengenai pentingnya gizi seimbang, serta mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Program ini juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan berbasis kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat desa. Penelitian ini merekomendasikan agar program PMT berbahan pangan lokal terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai strategi peningkatan gizi yang aplikatif dan terjangkau.</p> <p><em>Kata Kunci: PMT, Kacang Hijau, Nutrisi, Posyandu</em></p> 2026-01-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1984 OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT DI DESA SECANGGANG 2025-12-22T22:00:12+07:00 Hamidah. D darmahamidah@gmail.com Bintang Dealova Aldora bintangaldora685@gmail.com Esha Puspa Kasih eshapuspakasihvivo@gmail.com Erlina Cantika erlinacantika730@gmail.com Manda Puspita mandapuspita3@gmail.com Miranti Pratisiah mirantipratisiah04@gmail.com Amelia Syahpitri ameliasyahfitri53@gmail.com Nur Aini aini62436@gmail.com Elsa Padia elsafadia44@gmail.com <p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Dusun 8 Kehutanan Desa Secanggang, Kabupaten Langkat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat. Metode pelaksanaan mencakup observasi kondisi lingkungan, sosialisasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi pemilahan sampah, gotong royong pada area yang mengalami penumpukan sampah, serta pemasangan tong sampah dan papan ajakan kebersihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai menunjukkan peningkatan kesadaran dan keterlibatan dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai kelompok warga. Perubahan kondisi fisik lingkungan juga terlihat dari selokan yang lebih bersih, berkurangnya sampah di bahu jalan, serta ketersediaan fasilitas kebersihan tambahan. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, terutama terkait konsistensi perilaku warga dalam menjaga kebersihan secara mandiri. Program ini menyimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, namun keberlanjutan program memerlukan dukungan rutin dari pemerintah desa serta penguatan kelembagaan masyarakat. Dengan demikian, pelibatan masyarakat secara terus-menerus menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p> 2026-01-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1843 PENGUATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DESA AMAN DAMAI KECAMATAN SERAPIT KABUPATEN LANGKAT 2025-11-22T10:52:26+07:00 Muhammad Yusuf muhammadyusufmh07@gmail.com Suci Ramadhona muhammadyusufmh07@gmail.com Budi Abdulah muhammadyusufmh07@gmail.com Tri Eka Putra M. Waruwu muhammadyusufmh07@gmail.com Agus Purwanto muhammadyusufmh07@gmail.com <p>Undang-Undang Desa beserta perubahannya memberi dasar hukum kuat bagi desa untuk mengatur pemerintahan secara mandiri dan menyusun Perdes yang partisipatif. Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Aman Damai menemukan bahwa rendahnya partisipasi warga dalam penyusunan Perdes bukan karena kurang antusias, kesibukan atau rendahnya tingkat pendidikan warga,tetapi karena keterbatasan pemahaman hukum, minimnya ruang partisipasi, dan lemahnya komunikasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Melalui kegiatan PkM, pemahaman dan kapasitas aparatur serta warga meningkat, mengubah proses penyusunan Perdes dari elitis-administratif menjadi lebih inklusif dan berbasis kebutuhan. Ruang dialog terbuka, warga lebih berani memberi masukan, dan pemerintah desa lebih responsif. Peningkatan kapasitas ini diharapkan memperkuat tata kelola desa yang demokratis, transparan, dan sesuai amanat UU Desa.</p> 2026-01-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 SEDIMA