SEDIMA
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh
<p>SEDIMA: Jurnal Serunai Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang sosial humaniora, pendidikan, sains, ekonomi, pertanian, hukum, dan kesehatan. SEDIMA merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh STKIP BUDIDAYA . SEDIMA menerima naskah yang mencakup permasalahan yang muncul di Lingkungan Masyarakat . Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah di terapkan pada masyarakat.</p> <p><strong>Indexed By:<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1oY9YJkETs8_pXXhYfswhlniDHIxI5H0cB_WM9znxlWIAm9Yb4ZN3zVKjUqMHGYdLY79_ON6eto3tHmh_ddZuJ9cNgXY73eMhr4yh2e9nPH27nDmaKcNi-Mskn4RyQIRyXYu0RprptH3e8HYUvag_pQ0OsxAWg37YS0PxVoAcIFYf2cWm5SyjhItHag/w464-h110/BK.png" /></strong></p>STKIP BUDIDAYAen-USSEDIMAPENCEGAHAN PERILAKU BULLYING MELALUI SOSIALISASI BULLYING DI SEKOLAH DASAR NEGERI 056007 RINTIS DESA PANTAI GADING
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2116
<p><em> Bullying </em>di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan psikologis peserta didik. Rendahnya pemahaman siswa mengenai batas antara candaan dan perilaku perundungan menyebabkan <em>bullying </em>sering dianggap sebagai interaksi sosial yang wajar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi <em>bullying </em>sebagai upaya preventif di Sekolah Dasar Negeri 056007 Rintis, Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif melalui presentasi edukatif, pemutaran video, diskusi interaktif, identifikasi kasus, dan refleksi. Sasaran kegiatan meliputi seluruh peserta didik sekolah dasar dengan jumlah 124 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep, bentuk, dan dampak <em>bullying</em>, serta kemampuan membedakan perilaku bercanda dan perundungan. Partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung tergolong tinggi, ditandai dengan keaktifan dalam diskusi dan ketepatan dalam mengidentifikasi kasus bullying. Dari aspek afektif, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran, empati, dan keberanian untuk menolak serta melaporkan perilaku <em>bullying</em>. Guru memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan karena mendukung upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai strategi pencegahan <em>bullying </em>pada jenjang pendidikan dasar dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Bullying</em>, Sosialisasi <em>Bullying,</em> <em>Sekolah Dasar</em></p>Sandra Peri RamadhaniTiara WandiniDebytha Dwi PutriDewi Arimbi KhairunissaKhairina Afni
Copyright (c) 2025 SEDIMA
2026-02-122026-02-1222PEMBELAJARAN KREATIF DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU DI MIN 1 KABUPATEN ACEH TENGAH
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2136
<p><em>Pengabdian ini menginvestigasi implementasi Pembelajaran Kreatif dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka bagi guru di MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep pembelajaran kreatif telah diintegrasikan ke dalam kurikulum merdeka dan bagaimana hal ini mempengaruhi praktik pengajaran guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap guru-guru peserta pengabdian. Dengan hasil rata-rata persentase seluruh indicator sebesar 90,6% mencerminkan kolaborasi yang sukses antara tim pengabdian, guru-guru MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung perbaikan pendidikan melalui inovasi dalam kurikulum merdeka. Keberhasilan ini tidak hanya menguntungkan guru-guru sebagai peserta, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa-siswa yang mereka ajarkan di masa depan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para guru telah berhasil mengadopsi strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik, menciptakan lingkungan belajar yang merangsang kreativitas dan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya integrasi pembelajaran kreatif dalam mendukung tujuan kurikulum merdeka, serta implikasi praktisnya dalam konteks pendidikan di MIN 1 Kabupaten Aceh Tengah.</em></p>Hilliyani HilliyaniLinda Fitri IbrahimLilis Saputri
Copyright (c) 2025 SEDIMA
2026-02-062026-02-0622PENERAPAN LITERASI DIGITAL DASAR MELALUI PENGAJARAN KEYBOARD LAPTOP PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA DI BUKIT LAWANG
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2066
<p>Penelitian ini dilakukan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Bukit Lawang, dengan jumlah 29 siswa yang diteliti. Penerapan literasi digital dasar melalui pengajaran keyboard laptop pada siswa memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang teknologi digital siswa Madarasah Ibtidaiyah Swasta Bukit Lawang melalui kegiatan pengenalan laptop yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur selama tiga hari. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi model pengabdian yang bisa direplikasi di sekolah dasar lain di daerah dengan karakteristik serupa. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa siswa yang sudah mahir dalam pengenalan tombol laptop, namun dari banyaknya siswa ada beberapa yang masih kurang memahami pengenalan tombol laptop.</p>Ela Dinda PratiwiSeget TartiyosoDewi Rulia Br SitepuSawaluddin SiregarSri ZulhayanaMaya PratiwiAndini SahfitriNazwa NazhillaNur Madinah Br LimbongPutri Amalia Br BangunPasya Margaharettha Br Sembiring
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2025-12-312025-12-3122PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI RUMAH BELAJAR DESA MENGGUNAKAN METODE TALKING STICK
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2062
<p>Kegiatan pendampingan belajar matematika ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika anak usia sekolah dasar melalui rumah belajar desa dengan menggunakan metode <em>Talking stick</em>. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Belajar Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, dengan sasaran siswa sekolah dasar kelas 1 sampai kelas 6 yang berjumlah 25 orang. Metode yang digunakan meliputi penilaian awal (pre-test), pendampingan belajar matematika, dan penilaian akhir (post-test). Materi pendampingan difokuskan pada pengenalan konsep dasar pecahan dan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan pecahan. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif dan menyenangkan melalui penerapan metode <em>Talking stick</em>, yang mendorong keaktifan, keberanian, dan partisipasi siswa selama pembelajaran berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pendampingan, yang terlihat dari perbandingan hasil penilaian awal dan penilaian akhir. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kehadiran siswa yang semakin konsisten pada setiap pertemuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode <em>Talking stick</em> efektif digunakan dalam kegiatan pendampingan belajar matematika di rumah belajar desa untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p>Adinda ThaibahDepa MustikaSri ZulhayanaMardiati
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2025-12-312025-12-3122CERITA DARI LADANG: PELATIHAN MENULIS NARASI KEHIDUPAN PETANI UNTUK LITERASI DIGITAL DI DESA RAJA TENGAH KECAMATAN KUALA
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1909
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat petani melalui pelatihan menulis narasi kehidupan bertani di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Desa ini memiliki karakteristik agraris yang kuat dengan komoditas utama tanaman nilam ( </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pogostemon cablin Benth</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ), namun kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan pengalaman bertani secara tertulis dan digital masih terbatas. Program “Cerita dari Ladang” dirancang sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis pengalaman lokal melalui kegiatan wawancara, pendampingan penulisan narasi, dan dokumentasi digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan finalisasi dengan pendekatan partisipatif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam menulis narasi pengalaman bertani secara runtut, komunikatif, dan autentik, serta peningkatan keterampilan dasar dalam dokumentasi visual berupa foto dan video. Narasi dan dokumentasi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai arsip pengetahuan lokal, tetapi juga sebagai media edukasi dan promosi potensi desa melalui platform digital. Program ini juga memperkuat identitas lokal masyarakat petani nilam dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek dalam produksi pengetahuan. Oleh karena itu, pelatihan menulis narasi kehidupan petani terbukti efektif sebagai upaya penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal berbasis pengalaman agraris.</span></span></span></span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci:</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Literasi Digital, Narasi Kehidupan Petani, Pengabdian Masyarakat, Kearifan Lokal, Desa Raja Tengah</span></span></span></span></p>Vidya JuliantiErlinda NofasariSri Ulina Beru GintingRizki SafitriSiti NurjanahAnggi MarshellaAlda Dwi Ferani
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2026-01-052026-01-0522PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS RUMAH BELAJAR DESA PANTAI GADING
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2139
<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan keluarga dalam mendukung perkembangan kecerdasan anak secara optimal. Metode yang digunakan meliputi sosialisai atau penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi. Hasil kegiatan pendampingan adalah peningkatan pemahaman dan kesadaran orang tua di Desa Pantai Gading mengenai pentingnya peran mereka dalam mengoptimalkan kecerdasan anak. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kecerdasan, serta cara sederhana mengenalkan matematika melalui aktivitas sehari-hari. Meskipun dampak langsung terhadap anak belum dapat diukur secara kuantitatif, indikasi awal menunjukkan peningkatan minat belajar anak saat didampingi orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berpotensi membentuk pola asuh yang lebih edukatif dan mendukung pengembangan kecerdasan anak secara berkelanjutan.</p>Regina Sabariah SinagaFarhanRizky Rizal FadillahYoga HanafiLilis Saputri
Copyright (c) 2025 SEDIMA
2026-02-122026-02-1222CERITA DARI LADANG: PELATIHAN MENULIS NARASI KEHIDUPAN PETANI UNTUK LITERASI DIGITAL DI DESA RAJA TENGAH KECAMATAN KUALA
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/2019
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ABSTRAK</span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat petani melalui pelatihan menulis narasi kehidupan bertani di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Desa ini memiliki karakteristik agraris yang kuat dengan komoditas utama tanaman nilam ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pogostemon cablin Benth</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ), namun kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan pengalaman bertani secara tertulis dan digital masih terbatas. Program “Cerita dari Ladang” dirancang sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis pengalaman lokal melalui kegiatan wawancara, pendampingan penulisan narasi, dan dokumentasi digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan finalisasi dengan pendekatan partisipatif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam menulis narasi pengalaman bertani secara runtut, komunikatif, dan autentik, serta peningkatan keterampilan dasar dalam dokumentasi visual berupa foto dan video. Narasi dan dokumentasi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai arsip pengetahuan lokal, tetapi juga sebagai media edukasi dan promosi potensi desa melalui platform digital. Program ini juga memperkuat identitas lokal masyarakat petani nilam dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek dalam produksi pengetahuan. Oleh karena itu, pelatihan menulis narasi kehidupan petani terbukti efektif sebagai upaya penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal berbasis pengalaman agraris.</span></span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci:</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Literasi Digital, Narasi Kehidupan Petani, Pengabdian Masyarakat, Kearifan Lokal, Desa Raja Tengah</span></span></p>Vidya JuliantiSri Ulina Beru GintingSri Ulina Beru GintingErlinda NofasariRizki SafitriAnggi MarshellaSiti NurjanahAlda Dwi Ferani
Copyright (c) 2025 SEDIMA
2026-01-242026-01-2422PEMBERIAN PMT BERBAHAN BAKU KACANG HIJAU UNTUK OPTIMALISASI NUTRISI BALITA, LANSIA, DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TELUK BAKUNG KECAMATAN TANJUNG PURA
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1902
<p>Penelitian ini betujuan untuk mengkaji penerapan program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan dasar kacang hijau dalam upaya optimalisasi status gizi pada masyarakat di Desa Teluk Bakung Kecamatan Tanjung Pura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari bidan desa, kader posyandu, orang tua balita, dan peserta posyandu lainnya. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemenuhan nutrisi bagi kelompok rentan, serta perlunya inovasi berbasis pangan lokal yang mampu diterapkan masyarakat secara mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PMT berbahan baku kacang hijau memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pola pemenuhan gizi yang baik. Mahasiswa KKN terlibat langsung dalam proses pembuatan bubur kacang hijau mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian makanan kepada sasaran PMT. Berdasarkan hasil wawancara, bidan desa menyatakan bahwa pemanfaatan kacang hijau dalam PMT sangat baik karena kaya nutrisi dan mendukung pertumbuhan anak. Kader posyandu mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan dan memberi contoh pengolahan makanan sehat berbahan lokal. Selain itu, orang tua balita memberikan respons positif terhadap cita rasa bubur kacang hijau dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Secara keseluruhan, program PMT berbasis kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat posyandu, memperkuat kesadaran mengenai pentingnya gizi seimbang, serta mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Program ini juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan berbasis kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat desa. Penelitian ini merekomendasikan agar program PMT berbahan pangan lokal terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai strategi peningkatan gizi yang aplikatif dan terjangkau.</p> <p><em>Kata Kunci: PMT, Kacang Hijau, Nutrisi, Posyandu</em></p>Khalyshah AthaillahLaili AzuaiNadya WulandariRahmah KartikaErliasna Br KacaribuMuhammad Alfarizi HelmiLusi Maria MarbunViola Ageng AsmaraniPutri LutviaPani Wenti PebriyaniNur Mawar DhaniAufi Rizma LiaP. Mega HanumKarina
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2026-01-052026-01-0522OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT DI DESA SECANGGANG
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1984
<p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Dusun 8 Kehutanan Desa Secanggang, Kabupaten Langkat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat. Metode pelaksanaan mencakup observasi kondisi lingkungan, sosialisasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi pemilahan sampah, gotong royong pada area yang mengalami penumpukan sampah, serta pemasangan tong sampah dan papan ajakan kebersihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai menunjukkan peningkatan kesadaran dan keterlibatan dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai kelompok warga. Perubahan kondisi fisik lingkungan juga terlihat dari selokan yang lebih bersih, berkurangnya sampah di bahu jalan, serta ketersediaan fasilitas kebersihan tambahan. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, terutama terkait konsistensi perilaku warga dalam menjaga kebersihan secara mandiri. Program ini menyimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, namun keberlanjutan program memerlukan dukungan rutin dari pemerintah desa serta penguatan kelembagaan masyarakat. Dengan demikian, pelibatan masyarakat secara terus-menerus menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p>Hamidah. DBintang Dealova AldoraEsha Puspa KasihErlina CantikaManda PuspitaMiranti PratisiahAmelia SyahpitriNur AiniElsa Padia
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2026-01-052026-01-0522PENGUATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DESA AMAN DAMAI KECAMATAN SERAPIT KABUPATEN LANGKAT
https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/jh/article/view/1843
<p>Undang-Undang Desa beserta perubahannya memberi dasar hukum kuat bagi desa untuk mengatur pemerintahan secara mandiri dan menyusun Perdes yang partisipatif. Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Aman Damai menemukan bahwa rendahnya partisipasi warga dalam penyusunan Perdes bukan karena kurang antusias, kesibukan atau rendahnya tingkat pendidikan warga,tetapi karena keterbatasan pemahaman hukum, minimnya ruang partisipasi, dan lemahnya komunikasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Melalui kegiatan PkM, pemahaman dan kapasitas aparatur serta warga meningkat, mengubah proses penyusunan Perdes dari elitis-administratif menjadi lebih inklusif dan berbasis kebutuhan. Ruang dialog terbuka, warga lebih berani memberi masukan, dan pemerintah desa lebih responsif. Peningkatan kapasitas ini diharapkan memperkuat tata kelola desa yang demokratis, transparan, dan sesuai amanat UU Desa.</p>Muhammad YusufSuci RamadhonaBudi AbdulahTri Eka Putra M. WaruwuAgus Purwanto
Copyright (c) 2026 SEDIMA
2026-01-052026-01-0522