PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN TANPA MEDIA AUDIOVISUAL PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI SEL SEBAGAI UNIT TERKECIL KEHIDUPAN DI KELAS XI SMA SWASTA ESA PRAKARSA T.A 2018/2019

Authors

  • dewi rulia sitepu STKIP BUDIDAYA BINJAI

DOI:

https://doi.org/10.37755/sjip.v5i1.150

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media audiovisual dan tanpa media audiovisual pada materi Struktur dan Fungsi  Sel sebagai Unit Terkecil Kehidupan di kelas XI SMA Swasta Esa Prakarsa T.A 2018/2019 dilaksanakan selama bulan Maret – Juli 2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Swasta Esa Prakarsa T.A 2018/2019  yang terdiri dari 6 kelas (240 siswa) sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil secara random dan terdiri dari dua kelas (80 siswa) yaitu kelas XI IPA-3 (kontrol) dan XI IPA-1 (eksperimen). Alat pengumpul data berupa tes pilihan berganda sebanyak 20 soal setelah tes diuji terlebih dahulu validitas, reliabilitas, daya beda soal dan tingkat kesukaran soal. Hasil penelitan menunjukkan bahwa data nilai siswa baik pre tes maupun post tes dari kedua sampel yang diuji dengan uji normalitas Liliefors berdistribusi normal sedangkan untuk uji homogenitas dengan uji F, data pre tes dan post tes dari kedua sampel tersebut memiliki varians yang sama (homogen). Selain itu, hipotesis yang diuji dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media audiovisual dan tanpa media audiovisual (thitung 7,91 > ttabel 1,99). Hasil belajar siswa dengan menggunakan media audiovisual lebih tinggi SD1 = 7,881,03 daripada hasil belajar siswa tanpa menggunakan media audiovisual SD2 = 6,061,02. Jika dipersentasekan maka hasil belajar siswa yang menggunakan media audiovisual lebih besar yaitu 80,32% sedangkan pada siswa yang tidak menggunakan media audiovisual yaitu 51,37%. Dengan demikian media audiovisual sangatlah penting dalam proses belajar mengajar demi pencapaian tujuan pembelajaran.

References

Arikunto, S., (2005), Manajemen Penelitian, Rineka Cipta, Jakarta.

Arsyad, A., (1997), Media Pengajaran, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Dahar, R.W., (1996), Teori-Teori Belajar, Erlangga, Jakarta.

Daryanto, H., (2000), Evaluasi Pendidikan, Rineka Cipta, Jakarta.

Djamarah, S.B. dan Aswan Zain, (2006), Strategi Belajar Mengajar, Rineka Cipta, Jakarta.

Ginting, S.C., (2006), Efektivitas Peggunaan Media Audiovisual terhadap Keberhasilan Belajar Siswa SMU Negeri 2 Kabanjahe., Skripsi, FMIPA, Unimed, Medan.

Harahap, T.S., (2008), Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Memperoleh Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dengan Konvensional pada Pokok Sistem Persamaan Linear 2 Variabel di Kelas VIII SMP Swasta YPI Deli

Tua Tahun Pelajaran 2007/2008, Skripsi, FMIPA, Unimed, Medan.

Pratiwi, D.A., dkk, (2006), Biologi Untuk SMA Kelas XI, Erlangga, Jakarta.

Poerwadarminta, W.J.S., (1995), Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta.

Riandari, H., (2007), Sains Biologi 2, Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo.

Sudjana, N., (2005), Metode Statistika, Tarsito, Bandung.

Sudjana, N., (2008), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Remaja Rosdakarya, Bandung.

Suryabrata, S., (2005), Psikologi Pendidikan, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Syah, M., (2004), Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Remaja Rosdakarya, Bandung.

Published

2019-08-25

How to Cite

sitepu, dewi rulia. (2019). PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN TANPA MEDIA AUDIOVISUAL PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI SEL SEBAGAI UNIT TERKECIL KEHIDUPAN DI KELAS XI SMA SWASTA ESA PRAKARSA T.A 2018/2019. Serunai : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 11–18. https://doi.org/10.37755/sjip.v5i1.150