IDEOLOGI IBUISME PADA PEREMPUAN BATAK KARO DI DESA PURWOBINANGUN (KAJIAN WACANA KRITIS)
DOI:
https://doi.org/10.37755/sjip.v5i1.156Abstract
Perempuan Karo dikenal dengan perempuan pekerja keras, Idiologi ibuisme merupakan idiologi yang melegalkan tindakan apapun yang diambil perempuan demi keluarga tanpa mengharapkan kekuasaan atau prestise sebagai imbalan. Metode penelitian kualitataif deskriptof, metodeyang digunakan dalam pengambilan data penelitian observasi fenomenologi, wawancar dan dokumentasi. Yang menjadi populasi penelitian masyarakat Karo dan jawa di Desa Purwobinangun, sampelpenelitian Perempuan Karo di dudun VI Serbajadi di dusun V Sumber Muliyo. Dalam Idiologi ibuisme  pada Perempuan Batak Karo di Desa Purwobinangun: Kajian Wacana Kritis dipahami bagaimana perempuan Karo jauh sangat berperan dalam menghidupi kebutuhan rumah tangga dibanding dengan laki laki Karo yang tinggal di pedesaan, Hingga perempuan Karo dikenal dengan perempuan yang pekerja keras. Bentuk ideologi ibuisme   yang ditemukan dalam penenlitian di desa Purwobinagun, adalah beban kerja secara umum dapat dikatakan kajian perempuan atau analisis gender mencoba mengangkat kepermukaan sehingga Hasil dari penelitian ini adanya perlawanan kaum perempuan terhadap ideologi patriarki, kaum ibu memperjuangkan anak perempuan mereka di bidang pendidikan dan perkerjaan, tanpa mengurangi aturan adat yang ada didalam masyarakat, dan mulai melawan dominasi kaum laki laki.References
Anna. Rindhian Tika. Perempuan Pebisnis Dalam Budaya Jawa Di Semarang. Jurnal
Ammalia,Agustya2013..Wacana Peran Perempuan Dalam Kolom Story Rubrik For Her Surat Kabar Jawa Pos. Jurnal sastra Indonesia .JSI 2 (1)
Anugriaty.2015.Bias Gender Sebagai Prediktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Psikologi.UGM.Volume 35.No.1,1-20.
Artawan.Gde.2018. Menembus Patriarki: Refleksi Perjuangan Perempuan Bali dalam Novel Indonesia.Depok:Rajawali Perss
Benny H .Hoed.2007.Semiotika & Dinamika Sosial Budaya.Yogyakarta: Komunitas Bambu.
Brooks, Ann. 1997. Posfeminisme &Cultural Studies . London: Routledge.
Bungin, Burhan.2009.Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta:Preda
Dagun.Save.M. 2009.Maskulin dan Feminim.Jakarta Rineka Cipta
Darwin Primsa, 1985, Sejarah dan Budaya Karo. Bandung :Yrama
Dwi.Astuti.2016.Media Dan Gender ( StudiDeskriptif Represtatif Stereotef Perempuan Dalam Iklan di Tv Swasta) Jurnal Poetika.Vol 09/N0.12.25-32.
Fakih, Mansour.2013. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Farah Dina, Representasi ideologi patriarki Dalam Novel Tanah Tabu Kajian Feminisme Radikal. Jurnal sastra Indonesia .JSI 2 (1) 2013.
Fromm,Erich.1997. Cinta,Seksual, dan Matriarki. Kajian Komprehensifb tentang Gender.Yogyakarta: Jalasutra
Ginting.Ukur, 2013, Adat Karo Sirulo.Medan
Ginting,Sri Ulina. & Barus.Efendi.2017. Bentuk Kesantuna Berbahasa Dalam Tindak Tutur Perkawinan Adat Karo.Tangerang : Mahara Publishing.
Ibrahim,Syukur.2009.Metode Analisis Teks & Wacana.Yogyakarta:Pustaka Pelajar
Jajeri.M.2017.Sosiolinguistik:Ontologi,Epistemologi,danAksiologi.Tulungagung:AkademiaPustaka
Kusmana.2014. Jurnal Refleksi. Menimbang Kodrat Perempuan anatar Nilai Budaya dan kategori Analisis. Volum 13.N0 6 april. 780-802.
Mahsun,M.S. 20011.Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers
Moleong.Lexy.J.2014.Metode Penelitian Kualitatif(EdisiRevisi).Bandung:Remaja Rosdakarya
Ni.made Diska.2014. Kesertaraan Dan Keadilan gender Dalam pandangan perempuan Bali : Studi Fenomenologis Terhadap Penulis perempuan Bali. Jurnal Psikologi Undip.Vol.13No.2. 149-162
Prinst, Darwan. prinst, Darwin.1985. Sejarah dan Kebudayaan Karo.Bandung:Yrama Widya.
Rhesa Zuhriya.2015. Pola Komunikasi Perempuan Dalam Mengkrontksi Identitas Gender Pada Gerakan PKK.Jurnal Of Rural and Development. VolumeVI No.1 Febuari.Hal 85-100
Schiffrin,Deborah.2007. Ancangan Kajian Wacana.Yogyakarta Pustaka Pelajar
Sitepu. A. G, Dkk ,2002. Pilar Budaya Karo. KabanJahe: Abdi Karya
Sibarani.Robert.2004.Antropolinguistik.Medan: Poda
Siregar.Mangihut.2018. Ketidaksetaraan Gender dalam Dalihan na Tolu. Jurnal Studi Kultural.Volume III No.1: 13-15.
Siti Rokhimah.2014. Patriarkhisme Dan Ketidakadilan Gender. Jurnal Muwazah.Volume 6. Nomor 1. Hal 132-145.
Sugiyono.2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitattif dan R & D. Bandung: Alfabeta
Suhra,safira.2013.Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Qura dan Implikasinya terhadap Hukum Islam.Jurnal Al-Ulum.STAIN Watampone.
Susanti,B.M.2000.Penelitian tentang Perempuan Dari Pandangan Androsentris ke Perspektif Gender.Jurnal ISI.Yogyakarta.
Tanita,Liasna (2016) Jurnal Humanus. Perspektif Gender Dalam Dwilogi Novel Padang Bulan Dan Cinta Di Dalam Gelas Karya Andre Hirata: Kajian Struktur dan Kritik Sastra Feminisme Serta Relefansinya Sebagai Bahan Bacaan Sastra di SMA.Volume.XV No. 2, Oktober.
Tanti Hermawati. Budaya jawa dan Kesetaraan Gender. Jurnal Komunikasi Massa.Vol.1,No.1, Juli 2007. hal 18-24
Tarigan, Sarjani. 2009. Lentera Kehidupan Orang Karo Dalam Berbudaya. Medan: SI BNB-BABKI, BABKI
______________. 2008. Dinamika Orang Karo,Budaya Dan Modernisme. Medan: SI BNB-BABKI, ERGAJI
Tong,Putnam,Rosemarie. Feminist Thought.Yogyakarta: Yalasutra
Ummy Hanifah.2011. Konstruksi Ideologi Gender Pada majalah Wanita (Majalah UMMI).Jurnal Dakwah & Komunikasi. Vol.5 No.2 Juli-Desember.pp 199-220.
Wijana.2019.Analisis Wacana Pragmatik.Surakarta:Yuma Pustaka
Yoce, Aliah Darma .2014 .Analisis Wacana Kritis.Bandung: Yrama Widya







