PENGGUNAAN DEIKSI DALAM KUMPULAN CERPEN KABUT DI TERAS SENJA KARYA SUTINI

Authors

  • Annisa Pebriyani STKIP Budidaya Binjai
  • Sri Ulina Ginting STKIP Budidaya Binjai
  • Rabukit Damanik STKIP Budidaya Binjai

Keywords:

Deiksis, Karya Sastra, Cerpen

Abstract

Kurangnya minat dan  pemahaman masyarakat  terhadap deiksis yang dapat membantu menyampaikan makna ujaran dalam konteks tertentu menimbulkan beberapa masalah, misalnya pesan yang menjadi ambigu, perbedaan pemahaman individu, ketidakpastian dalam komunikasi lisan maupun tulisan, pergeseran konteks dalam suatu percakapan seiring waktu, dan ketidaksesuaian sosial yang dianggap kurang sesuai atau tidak sopan dalam konteks sosial tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan penggunaan deiksis dalam kumpulan cerpen Kabut di Teras Senja  karya Sutini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa deiksis persona, deiksis ruang, dan deiksis waktu, sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Kabut di Teras Senja Karya Sutini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman analisis penggunaan deiksis yang mengacu pada teori Yule (2019: 13). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, baca dan catat. Pensseliti menggunakan teknik analisis deskriptif dalam mengkaji data. Hasil penelitian penelitian ini menunjukkan bahwa deiksis yang muncul dalam kumpulan cerpen Kabut di Teras Senja Karya Sutini berupa 13 bentuk deiksis persona dengan jumlah 303 deiksis persona, 9 bentuk deiksis ruang dengan jumlah 375 deiksis ruang, dan 10 bentuk deiksis waktu dengan jumlah 20 deiksis waktu.

Author Biographies

Sri Ulina Ginting, STKIP Budidaya Binjai

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Budidaya Binjai

Rabukit Damanik, STKIP Budidaya Binjai

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Budidaya Binjai

References

Ansiska, M., Lasmono, D., & Wartiningsih, A. (2013). Penggunaan deiksis persona dan tempat dalam novel supernova 1 karya dee. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 3(3).

Chaterine, R. N. dan Santosa, Bagus. (2022). Khalid Basamalah Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ujaran Kebencian daan Diskriminasi. Kompas. Com. https://nasional.kompas.com/read/2022/02/18/17031731/khalid-basalamah-dilaporkan-ke-bareskrim-terkait-ujaran-kebencian-dan.

Djajasudarma, T. Fatimah. (2012). Wacana dan Pragmatik, Bandung: PT Refika Aditama.

Ginting, Sri Ulina Beru. (2019), Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Media “Elegi Esok Pagi ” Karya Ebid G.Ade Siswa Kelas XI SMA Swasta Nasional Namotrasi Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia. 16. (2). 112-120.

Ginting, S. U. B., Maulidiah, R. H., & Nisa, K. (2022). Social Deixis in the Novel “Gadis Pesisir” By Nunuk Y. Kusmiana Pragmatic Review. Devotion: Journal of Research and Community Service, 3(4), 291-297.

S

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya

Pratiwi, C. L. I., & Utomo, A. P. Y. (2021). Deiksis dalam cerpen “senyum karyamin” karya ahmad tohari sebagai materi pembelajaran dalam bahasa indonesia. Lingua Susastra, 2(1), 24-33.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung

Siswantoro. (2014). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suhartono. (2017). Pragmatik Konteks Indonesia. Gresik: Graniti

Yule, G. (2018). Pragmatik: Vol. III. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Published

2024-10-31