Ketidakadilan Gender Pada Perempuan Karo di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis)
DOI:
https://doi.org/10.37755/jsbi.v16i2.201Abstract
Ketidakadilan gender termanifestasi dalam berbagai bentuk yaitu subordinasi, marginalisasi dan diskriminasi, suatu jebakan dimana menempatkan perempuan hanyalah sebagai istri yang baik dan ibu yang baik dikeluarga dan dimasyarakat . Subordinasi merupakan keterpinggiran perempuan berperan didalam adat,dan mengiakan hasil dali pembicaraan tanpa berperan dalam mengambil sebuuah keputusan. perempuan hanya sebagai pendengar pada saat adat berjalan. Perempuan Karo di Desa Purwobinangun adalah perempuan yang pekerja keras, apapun ia lakukan demi keluarga dan anak-anaknya. Perempuan Karo mempunyai tanggung  jawab yang besar didalam keluarga,baik di keluarga mertuanya maupun dikeluarga orang tuanya.keterpinggiran perempuan tergamabr jelas apabila ia tidak mampu memberikan keturunan anak laki-laki, karena anak laki-laki merupakan pembawa status social.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketidakadilan gender pada perempuan Karo. Metode dalam  penelitian ini adalah kulitatif deskriftif dan mengunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup: Observasi, wawancara , Dokumentasi.  Ideologi familialisme pada perempuan Karo tergambar bagimana perempuan pekerja keras yang memperjuangkan agar orang-orang yang ia kasihi mendapat yang terbaik di dalam kehidupannya, tanpa memperhitungkan pengorbanan baik moril maupun materil.Gambaran potret ketidakadilan gender pada perempuan Karo, seorang ibu yang baik itu pasti memperjuangan segala bentuk apapun demi memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya agar dapat bersekolah kejenjang yang lebih baik serta juga harus mampu merias diri untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi suami.Pengorbanan inilah yang akan mengangkat status sosial keluaraga ketika anak anak yang mereka perjuangkan berhasil.References
Anna. Rindhian Tika. Perempuan Pebisnis Dalam Budaya Jawa Di Semarang. Jurnal
Ammalia,Agustya2013..Wacana Peran Perempuan Dalam Kolom Story Rubrik For Her Surat Kabar Jawa Pos. Jurnal sastra Indonesia .JSI 2 (1)
Anugriaty.2015.Bias Gender Sebagai Prediktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Psikologi.UGM.Volume 35.No.1,1-20.
Artawan.Gde.2018. Menembus Patriarki: Refleksi Perjuangan Perempuan Bali dalam Novel Indonesia.Depok:Rajawali Perss
Bungin, Burhan.2009.Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta:Preda
Dwi.Astuti.2016.Media Dan Gender ( StudiDeskriptif Represtatif Stereotef Perempuan Dalam Iklan di Tv Swasta) Jurnal Poetika.Vol 09/N0.12.25-32.
Fakih, Mansour.2013. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Farah Dina, Representasi ideologi patriarki Dalam Novel Tanah Tabu Kajian Feminisme Radikal. Jurnal sastra Indonesia .JSI 2 (1) 2013.
Ginting.Sri Ulina .Semiotik Makna Pada Wacana Ngemah Belo Selambar Adat Karo Langkat (Kajian Semiotika Sosial) Jurnal Pena Indonesia.Unesa Vol.3,No.2 (2017) Hal 130-146.
Ginting.Sri Ulina.Dkk.Ideologi Gender: Refleksi Pejuangan Perempuan Karo dan Perempuan Jawa Dalam Dominasi Laki-Laki. Prosiding Seminar Internasional Riksa Bahasa XII. Hal.759-768
Ginting.Sri Ulina.Ideologi Gender Pada Perempuan Karo dan Perempuan Jawa di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis).Jurnal SENAR Vol.1, No.1 Hal 553-536.
Kusmana.2014. Jurnal Refleksi. Menimbang Kodrat Perempuan anatar Nilai Budaya dan kategori Analisis. Volum 13.N0 6 april. 780-802.
Moleong.Lexy.J.2014.Metode Penelitian Kualitatif(EdisiRevisi).Bandung:Remaja Rosdakarya
Ni.made Diska.2014. Kesertaraan Dan Keadilan gender Dalam pandangan perempuan Bali : Studi Fenomenologis Terhadap Penulis perempuan Bali. Jurnal Psikologi Undip.Vol.13No.2. 149-162
Prinst, Darwan. prinst, Darwin.1985. Sejarah dan Kebudayaan Karo.Bandung:Yrama Widya.
Rhesa Zuhriya.2015. Pola Komunikasi Perempuan Dalam Mengkrontksi Identitas Gender Pada Gerakan PKK.Jurnal Of Rural and Development. VolumeVI No.1 Febuari.Hal 85-100
Sitepu. A. G, Dkk ,2002. Pilar Budaya Karo. KabanJahe: Abdi Karya
Siti Rokhimah.2014. Patriarkhisme Dan Ketidakadilan Gender. Jurnal Muwazah.Volume 6. Nomor 1. Hal 132-145.
Sugiyono.2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitattif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, Sarjani. 2009. Lentera Kehidupan Orang Karo Dalam Berbudaya. Medan: SI BNB-BABKI, BABKI
Yoce, Aliah Darma .2014 .Analisis Wacana Kritis.Bandung: Yrama Widya







