TRADISI MEMBURU KEPALA MANUSIA DI NIAS SELATAN TAHUN 1886 PADANOVEL TANAH PARA PENDEKAR KARYA VANNI PUCCIONI (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA)
DOI:
https://doi.org/10.37755/jsbi.v18i1.340Abstract
Novel Tanah Para Pendekar karya Vanni Puccioni menceritakan petualangan seorang antropolog asal Florence, bernama Elio Modigliani di Pulau Nias Selatan tahun 1886. Sepanjang perjalanan, Elio Modigliani menemukan tradisi di daerah Pulau Nias. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan novel Tanah Para Pendekar mengenai tradisi pada isi cerita novel Tanah Para Pendekar, mendeskripsikan pandangan dan sikap masyarakat dalam atau luar terhadap tradisi memburu kepala manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada novel Tanah Para Pendekar menunjukkan bahwa adanya tradisi yang meliputi daerah Pulau Nias yaitu perdagangan budak dan memburu kepala manusia, akan tetapi yang dominan dalam isi cerita novel adalah tradisi memburu kepala manusia. Pandangan masyarakat Pulau Nias terhadap tradisi memburu kepala manusia yaitu tradisi yang memiliki nilai dan arti, sikap yang digunakan dengan menjalankan tradisi tersebut. Sedangkan, pandangan Elio Modigliani sebagai masyarakat luar Pulau Nias yaitu berdiri pada pendirian dantak gentar dengan sikap yang mengandalkan kecerdasan dan membina hubungan baik oleh masyarakat Pulau Nias.Kata kunci : Antropolgi, Novel, dan Tradisi MemburuReferences
Buku:
Gea, Silvester Deatianus dan Lisman. 2018. Mengenal Budaya Dan Kearifan Lokal Suku Nias. Labuan Bajo: Yakomindo.
Puccioni, Vanni. 2016. Tanah Para Pendekar (cetakan I). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Pujileksono, Sugeng. 2015. Pengantar Antropologi: Memahami Realitas Sosial Budaya. Malang: Intrans Publishing
Ratna, Nyoman Kutha. 2015. Teori, Metode, Dan Teknik:Penelitian Sastra (cetakan X). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna, Nyoman Kutha. 2017. Antropologi Sastra: Peranan Unsur-Unsur Kebudayaan Dalam Proses Kreatif (cetakan II). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wiradnyana, Ketut. 2010. Legitimasi Kekuasaan Pada Budaya Nias: Paduan Penelitian Arkeologi Dan Antropologi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Jurnal :
Widodo, Panji. 2020. Budaya Dayak Dalam Novel Halimun: Seberkas Cahaya Di Tanah Dayak Karya Rina T.H (Kajian Antropologi Sastra). https://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/212/3/PAMUJI%20WIDODO_PBSI_AR2020.pdf (diakses 08 Januari 2021)
Ratnasari, Ajeng. 2019. Teluh Dalam Budaya Jawa Pada Novel Cerita Calon Arang Karya Pramoedya Ananta Toer (Kajian Antropologi Sastra).http://eprints.undip.ac.id/70601/1/Jurnal_Ajeng_Ratnasari.pdf (diakses 08 Januari 2021)
Rahmat, Lutfi Irawan. 2019. Kajian Antropologi Sastra Dalam Cerita Rakyat Kabupaten Banyuwangi Pada Masyarakat Using. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1476978&val=10320&title=Kajian%20Antropologi%20Sastra%20dalam%20Cerita%20Rakyat%20Kabupaten%20Banyuwangi%20pada%20Masyarakat%20Using (diakses 08 Januari 2021)
Naililhaq, Fikha Nada. 2020. Kearifan Lokal Bertajuk Dalam Mite Gunung Tidar: Kajian Antropologi Sastra. https://ejournal.upi.edu/index.php/BS_JPBSP/article/download/25972/pdf (diakses 16 Februari 2021)
Widiawati, Sri dan Zaky Mubarok. 2019. Sakralitas Tari Pada Novel “Jejak Dedari†Karya Erwin Arnada (Kajian Antropologi Sastra).
http://www.openjournal.unpam.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/4362 (diakses 17 Februari 2021)
Daftar Internet:
https://m.liputan6.com/lifestyle/read/2508078/k isah-emali-pemburu-kepala-manusia-untuk-teman-di-alam-kubur
Imtima (2007) https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-tradisi/







