SUBALTERNISASI DALAM CERPEN “BUKU” KARYA PUTU WIJAYA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37755/jsbi.v19i1.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis subaltern yang muncul pada cerpen “Buku†karya Putu Wijaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menganalisis cerita terutama dari segi tokoh berkaitan dengan kajian postcolonial yaitu subaltern. Subaltern merupakan bagian dari teori postkolonilaisme. Postkolonialisme secara etimologi berasal dari kata post dan colonial, sedangkan colonial itu sendiri berasal dari kata coloni, bahasa Romawi, yang berarti tanah pertanian atau pemukiman. Jadi secara etimologi colonial tidak mengandung arti penjajahan, penguasaan, pendudukan, dan konotasi eksploitasi lainnya. Konotasi negatif kolonial timbul sesudah terjadi interaksi yang tidak seimbang antara penduduk pribumi yang dikuasai dengan penduduk pendatang sebagai penguasa. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode baca dan metode catat.  Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cerpen “Buku†karya Putu Wijaya merupakan cerita yang menarik karena tokoh diperankan oleh benda yaitu buku yang dapat berkomunikasi satu sama lain. Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh yang termarjinalkan serta korban kekuasaan. Pada dasarnya akan tampak subaltern yang secara tersirat memiliki makna pragmatis dari setiap peristiwa yang dialami oleh tokoh yang berupa buku. Putu Wijaya berhasil memunculkan subaltern pada cerpennya melalui tokoh dan peristiwa yang terjadi.

References

Endraswara, Suwardi. 2002. Metode Pengajaran Apresiasi Sastra. Radhita Buana: Bandung.

Hebdige, Dick. 2002. Subculture: The Meaning of Style. London: Routledge

Lommba, Ania. 2003. Kolonialisme/pascakolonialisme. Yogyakarta: Bentang Budaya

Moleong, M. A. dan Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Posda Karya.

Morton, Stephen. 2008. Gayatri Spivak: Etika, Subaltern dan Kritik Penalaran Poskolonial. Yogyakarta: Pararaton

Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: BPFE

Nur’aeni, Ida. 2015. Subaltern Masyarakat Kaili pada Cerpen “Perempuan dalam Sakayaâ€. Jurnal Lingua, Volume 12, Nomor 1, Maret 2015, Halaman 108-123.

Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Sastra dan Cultural Studies – Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sudaryanto. 1992. Metode Linguistik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Tarigan, Henry Guntur. 1984. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Wijaya, Putu. 2003. Zig-Zag. Pustaka Firdaus: Jakarta

Wiyatmi. 2004. Diktat Pengantar Pengkajian Sastra. UNY: Yogyakarta.

Downloads

Published

2022-03-30