ANALISIS PERBANDINGAN FONOLOGI BAHASA INDONESIA STANDAR DENGAN BAHASA MELAYU MELALUI SERIAL KARTUN UPIN DAN IPIN
DOI:
https://doi.org/10.37755/jsbi.v19i2.679Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara bahasa Melayu Malaysia dengan bahasa Indonesia baku dari aspek fonologis dengan menggunakan serial kartun “Upin dan Ipin†sebagai subjek penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik tulis dalam pengumpulan data-datanya. Peneliti menemukan unsur fonetik dalam keseluruhan bahasa Melayu yang ditayangkan pada episode Tudung Saji Mengkuang. Telah ditemukan bahwa Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia memiliki fungsi tekanan, nada, intonasi dan durasi yang hampir sama dalam pengucapan bunyi kosa katanya. Perbedaan antara keduanya adalah bunyi sengau yang lebih lekat dalam Bahasa Melayu. Terdapat pula perbedaan pada aspek fonologis berupa perubahan vokal ‘a’ menjadi vokal ‘ə’ pada beberapa kosa kata yang dengan pola susunan kata dan makna yang sama.References
Burke, P. (2012). Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Collins, J. T. (2015). Bahasa Melayu Bahasa Dunia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Keraf, G. (2014). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moleong, L. J. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudaryanto. (2013). Metode dan Aneka Teknink Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis). Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Umar, H. (2013). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali.
KBBI, 2022. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online] Available at: http://kbbi.web.id/pusat, [Diakses 07 Juni 2022]







