PENGARUH MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH TERHADAP MUTU SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.37755/sjip.v5i1.153Abstrak
Salah satu persoalan pendidikan yang sedang dihadapi bangsa kita adalah persoalan mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kompetensi guru, pengadaan buku dan alat pelajaran, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, dan meningkatkan mutu manajemen sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh manajemen berbasis sekolah terhadap mutu sekolah; (2) pengaruh komite sekolah terhadap mutu sekolah; dan (3) pengaruh manajemen berbasis sekolah dan komite sekolah terhadap mutu sekolah. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dengan metode path analisis (analisa jalur). Populasi penelitian ini adalah guru SD Negeri Kecamatan Patumbak sebanyak 290 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh manajemen berbasis sekolah (X1) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 0,611 = 61,1%, hal ini terlihat pada nilai Sig. 0,00 (0,00 < 0,05); (2) Pengaruh komite sekolah (X2) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 0,389 = 38,9%, hal ini terlihat pada nilai Sig. 0,00 (0,00 < 0,05); (3) Pengaruh pengaruh manajemen berbasis sekolah (X1) dan pengaruh komite sekolah (X2) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 0,772 = 77,2.Referensi
Anonimus. 2003. Panduan Umum Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta.
Anonimus. 2006. Panduan Penilaian Kinerja Sekolah Dasar. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Jakarta.
Arcaro, Jerome S.2007. Pendidikan Berbasis Mutu. Prinsip - prinsip Perumusan dan Tata Langkah Penerapan. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Danim Sudarwan. 2002. Inovasi Pendidikan dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.
.............................. 2002. Konsep dan Teori Manajemen Berbsis Sekolah. Bengkulu: Proyek Peningkatan Penelitian Dikti, Ditjen Dikti.
Depdiknas. 2000. Panduan Manajemen Sekolah. Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu SLTP. Direktorat PLP.
------------ 2002. Keputusan MenteriPendidikan Nasional Nomor: 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Jakarta: Eka Jaya.
------------- 2002. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu SLTP, Direktorat PLP.
…………. 2003. Petunjuk Pelaksanaan Sistem Pendidikan Nasional. 2003. Jakarta: Eka Jaya.
………… 2005. Manjemen Berbasis Sekolah. Jakarta: Direktorat PLP.
………… 2006. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta: Dharma Bhakti.
............... 2007. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMP.
Fattah Nanang. 2000. Manajemen Berbasis Sekolah, Strategi Pemberdayaan olah Sekolah dalam rangka Peningkatan Mutu dan Kemandirian . Bandung Andira.
Hatton and D. Smith. 1992. Perspective on Efective Schools. Sidney: Allen & Unwin Pty Ltd.
Manullang, Belferik. 2001. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), (Makalah), Disampaikan pada Seminar Sehari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kecamatan Lubuk Pakam, di Lubuk Pakam, tanggal 29 Maret 2001.
Moedjiarto. 2002. Karakteristik Sekolah Unggul, Metodologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan, Jakarta: Duta Graha Pustaka.
Mulyasa, E. 2004. Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurkholis. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah, Jakarta: Grasindo.
Sagala, S. 2007. Manajemen Strategik Dalam PeningkatanMutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
................ 2004. Manajemen Berbasis Sekolah dan Masyarakat. Jakarta: Nimas Multima.
Slamet. 2005. Manajemen Berbasis Sekolah, (Makalah), Dipresentasikan Pada Workshop Sekolah Standar Nasional, tanggal 18-21 Oktober 2005, di LPMP Jakarta.
Soemantrie, Hermana. 2004. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang.






