PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIAMATERI POKOK ASAM BASA TERHADAP SISWA KELAS XI IPA 3 SMAN 1 HINAI KABUPATEN LANGKAT SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019
DOI:
https://doi.org/10.37755/sjip.v5i2.229Abstrak
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Kimia dan aktivitas belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 HINAI Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Kimia siswa. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua di setiap siklusnya. Pada saat pra siklus, ketuntasan siswa hanya 44%, setelah dilaksanakan siklus I dengan model pembelajaran Inquiry Based Learning persentase ketuntasan nilai siswa sebesar 62% kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan hasil belajar Kimia siswa mencapai 85%. Penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN HINAI Semester Genap Tahun Pelajaran2018/2019. Motivasi siswa terdiri dari kerjasama, tanggungjawab dan toleransi. Pada siklus I aktivitas belajar siswa memperoleh skor akhir 62%, artinya aktivitas belajar siswa berada pada kriteria baik. Pada siklus II skor akhir aktivitas belajar siswa mencapai 88% sehingga berada pada kriteria sangat baik.Referensi
Ahmadi, A. 2005. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Echols, John M. dan Hassan Shadily. 2003. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.
Gulo, W. 2005. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Grasindo.
Hamalik. 2006. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Hamalik, Oemar. 2011. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai. Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyani Sumantri dan Johar Permana. 1999,. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
Mulyasa, E. 2007. Menjadi Guru Profesional menciptakan Pembelajaran. Kreatif dan Menyenangkan. Bandung : Rosdakarya.
Mustangin. 2002. Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Islam Malang.
Nana Sudjana 2010. Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung: Sinar Baru.
Roestiyah NK. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Riduwan. 2013.Skala Pengukuran Vaiabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Slameto. 2002. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Syaiful Sagala. 2005. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung,CV. Alvabeta.
Yamin, Martinis. 2007. Profesionalisasi Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung. Persada Press.
Wahidmurni, dkk. 2010. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Nuha Litera.
Wawan, A dan Dewi, M. 2010. Teori dan Pengukuran Pengetahuan , Sikap dan. Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika.






