POLA KOMUNIKASI KESANTUNAN DAN KETAKSANTUNAN BERBAHASA ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA (STUDI KASUS SOSIOPRAGMATIK) DI STKIP BUDIDAYA BINJAI
DOI:
https://doi.org/10.37755/sjip.v3i2.25Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pola komunikasi kesantunan dan ketaksantunan berbahasa antara mahasiswa dan dosen di STKIP Budidaya Binjai. Jenis penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa satuan lingual tindak tutur direktif, baik dalam suasana formal ataupunnon formal di dalam kampus STKIP Budidaya Binjai. Adapun sumber data meliputi aktivitas mahasiswa dan dosen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, lembar wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan metode triangulasi. Faktor konteks juga menyebabkan kesantuan berbahasa perlu diterapkan.Suasana formal atau resmi sangat menekankan kesantuan berbahasa bagi pemakainya. Dengan kata lain, bahasa tidak saja dipandang sebagai gejala individual, tetapi juga merupakan gejala sosial, termasuk fenomena kesantunan berbahasa Indonesia di lingkungan mahasiswa STKIP Budidaya Binjai. Kecenderungan dosen melakukan tindak tutur direktif bertanya berkaitan dengan kesopanan dan ketaksopanan berbahasa yang diutarakan mahasiswa dalam setiap jawaban yang diutarakan mahasiswa pada konteks situasi tutur yang berkaitan dengan perkuliahan, pengajuan judul skripsi, dan hal akademik lainnya. Dosen mengajukan pertanyaan dan respon tindak tutur balasan mahasiswacenderung ke arah yang memilikikesopanan daripada ketidaksopanan. Mahasiswa mampu menggunakan tindak tutur direktif kesopanan berbahasa dengan menghargai dan suasana yang tenang dan santai. Ada beberapa tuturan yang disampaikan berkaitan dengan ketidaksopanan tetapi hanya sebagian kecil. Teknik analisis data dengan menggunakan triangulasi menghasilkan tindak tutur direktif yang dilakukan dalam berkomunikasi lebih banyak menggunakan kesopanan berbahasa daripada ketaksopanan berbahasa.Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Chaer dan Leonie Agustina. 1995. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.
A.Hamid hasan Lubis. 1993. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Aminudin Aziz. 2003. â€Theorizing Linguistic Politness In Indonesia Sosiety †dalam Jurnal Linguistik Indonesia. Tahun ke-21 Nomor 1 Agustus 2004. hal 167-186.
Asim Gunarwan. 1994. â€Persepsi Kesantunan Direktif di dalam Bahasa Indonesiadi antara Beberapa Kelompok Etnik di Jakartaâ€. Makalah PELLBA 5: Bahasa Budaya. Jakarta: Unika Atma Jaya.
______. 2007. Pragmatik Teori dan Kajian Nusantara. Jakarta: Penerbit Unika Atma Jaya.
Depdikbud. 1995. Teori dan Metode Linguistik I. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Geoffery Leech. 1993. Pragmatik. (Terj. M.D.D. Oka). Jakarta: UI Press.
Harun Joko Prayitno. 2001. â€Tindak Tutur Pejabat dalam Peristiwa Rapat Dinas: Kajian Sosiopragmatik Berspektif Jender di Lingkungan Pemerintah Kota Surakarta†(Disertasi). Surakarta: PPs UNS
H.B. Sutopo. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.
Hamid Hasan Lubis. 1993. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Herman J. Waluyo. 2008. Sosiolinguistik. Surakarta: PPs UNS.
Kunardi . 2000. â€Ragam dan Sikap Bahasa Lurah: Penelitian Naturalistik di Kelurahan karangasem, Kotamadya Surakarta†(Disertasi). Jakarta: PPs UNJ.
Kunjono Rahardi. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Lexy Moleong. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Markhamah. 2009. Analisis Kesalahan dan Kesantunan Berbahasa. Surakarta : UMS Press.
Mahardika Zifana. 2010. Tindak Tutur. Dalam http://mahardhikazifana.com/linguistic-linguistik/tindak-tutur-pragmatik-berbahasa-html diunduh pada tanggal 20 Mei 2010.
Masnur Muslih. 2006.â€Kesantuanan Berbahasa sebagai Pembentuk Kepribadian Bangsa†dalam http://researchengines.com/1006mansur2html diunduh pada tanggal 19 Mei 2010.
Mathew. B. Miles & A. Michael Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif. (Terj. Tjetjep Rohendi Rosidi). Jakarta: UI Press.
Peter Trudgill. 1983. Sosiolinguistics an Introduction to Language and Society. England: Penguin Books.
Pranowo. 2009. Berbahasa Secara Santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
PWJ. Nababan. 1987.Ilmu Pragmatik: Teori dan Penerapannya. Jakarta: Depdikbud.
Sardiman. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Saewiji Suwandi. 2008. Serba Linguistik: Mengupas Pelbagai Praktik Berbahasa. Surakarta: UNS Press.
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sumarlam. 1995. “Skala Pragmatik dan Derajat Kesopansantunan dalam Tindak Tutur Direktif†dalam Komunikasi Ilmiah Linguistik dan Sastra (KLITIKA) Nomor 2 Tahun II. Agustus 1995.
Sumarsono dan Paina Partana. 2002. Kesopansantunan Berbahasa dalam Pergaulan. Surakarta: UNS Press
Suwito. 1997. Sosiopragmatik: Sebuah Pengantar. Surakarta: UNS Press.
Suyono. 1990. Sosiopragmatik: Dasar-dasar dan Pengajarannya. Malang: FPBS IKIP Malang.
Syamsul Anam. 2001. â€Sopan Santun Berbahasa atau Sekadar Basa-Basi†dalam Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra (JBBS). Vol 1/ Nomor 2 Juli –Desember 2001.






