PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PECAHAN KELAS VII
DOI:
https://doi.org/10.37755/jsm.v12i2.306Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi pecahan kelas VII SMP Swasta Setia Budi Binjai. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta Setia Budi Binjai, dan pengambilan dengan teknik random sampling. Kelas yang dijadikan sampel adalah kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran model group investigation (GI), dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji regresi sederhana. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh  Fhitung=1,49 dan Ftabel=2,79. Sehingga Fhitung < Ftabel maka H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Group Investigation (GI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas yang diberikan model pembelajaran GI lebih baik dibanding kelas yang diberikan pembelajaran konvensional. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika pada pokok bahasan pecahan dengan menggunakan model pembelajaran group investigation berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dibandingkan yang menggunakan pembelajaran konvesional.References
Argarini,Dian Fitri.2018. Analisis Pemecahan Masalah Berbasis Polya Pada Materi Perkalian Vektor Ditinjau Dari Gaya Belajar.Jurnal Matematika dan Pembelajaran. 6(1): 92.
Dwi,Putra,Harry dkk.2018. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP pada Materi Bangun Ruang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 6(2): 83.
Effendi,LAdhar.2012.Pembelajaran Matematika Dengan Metode Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan. 13(32) : 2.
Fahradina,Nova,dkk. 2014.Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP Dengan Menggunakan Model Investigasi Kelompok. Jurnal Didaktit Matematika. 1(1): 54.
Hamdani,Dedy.2010. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok Dengan Media Software Microsoft Power Point Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Kelas XI IPA 1 MAN Model Kota Bengkulu. Jurnal Exacta. 8(2): 57.
Handayani,D.2017. Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di Kelas VIII MTs.Al-Washliyah Tahun Ajaran 2016/2017 [Skripsi]. Sumatera Utara (ID): UIN.
Hijab, Alvia, dkk. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Peluang Kelas X MIPA. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia. 1(1): 28.
Ibrahim Bayazit. An Investigation of Problem Solving Approaches, Strategies, and Models Used by the 7th and 8th Grade Students when Solving Real-World Problems.Erciyes University, 2013, hlm.1922.
Masniari. Pengaruh Pendekatan Konstektual Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa. Universitas Lampung. Jurnal Pendidikan Matematika, Vol.2, No.7, Oktober 2014, hlm.2.
Rasiman.Leveling Of Students’ Critical Ability In Solving Mathematics Problem Based On Gender Differences. University of PGRI,Indonesia.International Journal of Education and Research, Vol.3, No.4, April 2015, hlm.308.
Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), hlm.174.
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Kencana.
Wahyuni, Rahmi. 2006. Pembelajaranan Kooperatif Bukan Pembelajaran Kelompok Konvensional. Jurnal Pembelajaran Kooperatif. 3(1):38.







